Kesehatan Mental itu Nomor Satu

Tepat kemarin, tanggal 10 Oktober setiap tahunnya diperingati sebagai hari kesehatan mental dunia. Namun, beberapa waktu lalu kita sempat kembali dikejutkan dengan berita seorang mahasiswa yang bunuh diri dengan cara terjun dari sebuah gedung sekolah. Tentu, berita seperti itu bukan pertama kalinya kita dengar. Kasus bunuh diri di Indonesia sendiri masih cukup tinggi per tahunnya, dan tidak sedikit terjadi pada usia remaja. 

Perlu kita ketahui bahwa kesehatan mental seseorang itu sangat penting, kebanyakan remaja mendapatkan tekanan dari orang tua belum lagi jika disekolah mereka dibully atau lain sebagainya. Para remaja umumnya menyembunyikan sesuatu yang membuat mereka merasa tertekan, sebaiknya para orang tua berusaha untuk menjadi teman untuk anak-anaknya, agar para remaja lebih terbuka. 

Remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak menuju ke masa dewasa awal. Di masa ini, para remaja rentan mengalami stres akibat berbagai perubahan emosi, sosial dan tekanan hidup yang dialami. Tekanan yang terlalu berlebihan dan tidak dikelola dengan baik, dapat memungkinkan munculnya gangguan mental pada seseorang. Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami dan mengelola diri sendiri agar tidak terjadi depresi atau gangguan mental yang berlebihan. 

Selain itu kita sebagai remaja juga harus bisa mengontrol diri kita sendiri agar lebih bisa berdamai, kita sebagai remaja juga harus bisa mencintai diri sendiri atau bahasa gaulnya Selflove, dengan kita mencintai diri sendiri pasti kita akan mengabaikan semua perkataan orang yang membuat kita terjerumus kearah depresi. 


To fall in love with yourself is the first secret to happiness.

Komentar